Rabu, 30 September 2026

Pascagugurnya Prajurit, TNI Tetap Komitmen Bertugas Jaga Perdamaian di Lebanon

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Senin, 30 Maret 2026 | 18:28 WIB
foto ilustrasi pasukan penjaga perdamaian
foto ilustrasi pasukan penjaga perdamaian


Banda Aceh (Aentenews) – Mabes TNI menyatakan tetap komitmen melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan Prajurit. 





Penegasan itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah pasca gugurnya seorang prajurit TNI serta korban luka karena insiden  di daerah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akibat eskalasi situasi keamanan pada Minggu, 29 Maret 2026 di Lebanon Selatan.





Kapuspen TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi sesuai dinamika di Daerah Penugasan Lebanon.





Mabes TNI menyampaikan rasa berduka mendalam atas gugurnya satu prajurit TNI serta korban luka yang terjadi karena adanya insiden di daerah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) tersebut.





Seiring dengan peningkatan eskalasi di Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL. Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL.





Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL. Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis.





Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu org prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB

Terpopuler

X