Banda Aceh (Aentenews) - Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Murthalamuddin S Pd, MSP menekankan pentingnya kreativitas siswa sebagai jalan bagi generasi muda untuk mengubah pendidikan Aceh ke arah yang lebih baik dimasa mendatang.
“Kalau sebuah negeri belum makmur, itu berarti sistem pendidikannya belum berhasil. Karena itu, pendidikan harus menjadi ruang aktualisasi bagi anak-anak kita,” ujarnya saat membuka kegiatan Innovative, Creative and Valuable Arts (INCRAV of Arts 4) di SMAN 11 Banda Aceh.
Event seni (INCRAV of Arts) tahunan ini menjadi ajang kompetisi memperebutkan piala bergilir Kepala Dinas Pendidikan Aceh.
Ia mengisahkan bagaimana Aceh pernah menjadi pusat pendidikan Melayu pada masa lalu, bahkan sejumlah pembangunan di Malaysia turut didukung oleh sumbangan saudagar Aceh. Namun kini, justru banyak masyarakat Aceh yang memilih menempuh pendidikan ke luar negeri.
“Dulu orang malu kalau tidak belajar ke Aceh. Hari ini justru anak-anak Aceh berlomba sekolah ke Malaysia. Ini menjadi tamparan bagi kita semua,” kata Murthalamuddin.
Pendidikan Harus Menguatkan Martabat Guru
Menjelang Hari Guru Nasional, ia meminta sekolah menggelar penghormatan khusus untuk para guru.