Rabu, 30 September 2026

Wagub Aceh Buka Bakti Sosial Operasi Katarak di Aceh Utara, Ajak Dunia Usaha Perkuat Kepedulian Sosial

Photo Author
Tjut Rafi, AenteNews.com
- Kamis, 8 Mei 2025 | 22:32 WIB
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah bersama Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang menyapa pasien yang tengah dioperasi katarak, pada kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak di Kabupaten Aceh Utara, Kamis (8/5/2025).
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah bersama Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang menyapa pasien yang tengah dioperasi katarak, pada kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak di Kabupaten Aceh Utara, Kamis (8/5/2025).


Aceh Utara – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, membuka kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak di Kabupaten Aceh Utara, Kamis (8/5/2025). Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama PT Pema Global Energi (PGE) dan Lembaga Amil Zakat Kelompok Bakrie – Bakrie Amanah. Selain operasi katarak, kegiatan sosial ini juga meliputi pemberian santunan bagi anak yatim di wilayah sekitar.





Operasi katarak ini akan dilakukan secara bertahap dan menyasar puluhan warga dari masyarakat sekitar yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas peran nyata PGE dan Bakrie Amanah dalam mewujudkan kepedulian terhadap kelompok rentan.





“Operasi katarak hari ini adalah bentuk nyata dari kepedulian dan keberpihakan pada masyarakat yang membutuhkan. Saya memandang PGE telah menunaikan tanggung jawab sosialnya dengan cara yang relevan dan sangat bermakna,” ujar Fadhlullah.





Wagub berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi awal dari rangkaian program sosial yang lebih luas dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa Aceh masih membutuhkan banyak inisiatif seperti ini di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.





Dalam kesempatan itu, Fadhlullah mengajak dunia usaha untuk melihat potensi besar yang dimiliki Aceh. Ia menggambarkan kondisi Aceh sebagai daerah dengan sumber daya alam yang melimpah namun masih menghadapi tantangan kemiskinan.





“Lebih 58 ribu kilometer persegi luas wilayah Aceh dikelilingi laut. Letaknya strategis, tidak seharusnya kami menjadi provinsi miskin. Tapi nyatanya, kemiskinan masih terasa berat,” ujarnya.





Ia juga menyampaikan bahwa Aceh adalah daerah yang aman dan terbuka bagi investasi. “Konflik masa lalu terjadi karena kesenjangan sosial. Sekarang Aceh aman, dan kami ingin membangun bersama. Pemerintah membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor yang ingin berkontribusi,” kata Fadhlullah.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Tjut Rafi

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB

Terpopuler

X