ekonomi

Pemerintah Aceh Perkuat Koordinasi Antardaerah Jaring Investasi

Jumat, 9 Oktober 2026 | 10:55 WIB
Seminar Aceh Bisnis Forum diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh di Banda Aceh, Kamis (8/10). (Dok DPMPTSP)

Banda Aceh (Aentenews) - Pemerintah Aceh melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memperkuat koordinasi dan komunikasi antardaerah dengan membentuk forum Komunikasi PTSP sebagai upaya menjaring investasi masuk ke provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Di Banda Aceh, Kepala DPMPTSP Aceh, Marwan Nusuf, menegaskan melalui forum tersebut menjadi wadah koordinasi, tempat diskusi serta silaturrahmi antarainstansi pengelola layanan perizinan dan penanaman modal dari provinsi hingga ke kabupaten dan kota di Aceh.

Bersamaan pengukuhan forum tersebut digelar seminar bertajuk "Aceh Business Forum" yang menghadirkan pemateri dari kalangan akademisi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan praktisi.

Melalui forum itu maka seluruh instansi di daerah dapat memperkuat sinergi dan merumuskan berbagai langkah strategis dalam menigkatkan layanan publik dan iklim investasi.

Ketua Forum yang dikukuhkan pada Kamis (8/10) yakni Ritahayati dan pengurus lainnya merupakan Kepala DPMPTSP dari kabupaten/kota di Aceh.

Investasi, menurut Marwab berkaitan erat dengan perizinan, tata ruang, lingkungan, infrastruktur, ketenagakerjaan, kepastian usaha, pelayanan publik, hingga penerimaan dan dukungan masyarakat.
“Kita butuh koordinasi yang lebih kuat, komunikasi yang lebih cepat, dan penyelesaian masalah yang lebih terintegrasi. Forum ini menjadi wadah untuk saling belajar, berbagi pengalaman, menyampaikan persoalan, serta mencari solusi bersama,” ujar dia..

Ia juga mengajak seluruh DPMPTSP kabupaten/kota untuk tidak melihat promosi investasi sebagai kegiatan yang berdiri sendiri. Promosi harus terhubung dengan pelayanan, kenyataan di lapangan dan narasi berdasarkan data.

“Janji promosi harus dapat dibuktikan melalui pengalaman investor ketika mereka datang dan berusaha di Aceh. Branding terbaik adalah pengalaman nyata. Jika kita mengatakan Aceh ramah terhadap investor, maka investor harus merasakan keramahan itu dalam pelayanan,” katanya.

Kemudian apabila proses perizinan mudah, maka prosesnya memang harus mudah dan apabila Aceh memiliki peluang investasi yang menarik, maka proyek yang ditawarkan harus benar-benar siap.

“Semoga pengukuhan Forum Komunikasi PTSP Se-Aceh hari ini juga menjadi awal dari koordinasi yang lebih kuat dan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat dan dunia usaha,” katanya.

Tags

Terkini