Ia mengakui, kewalahan juga mengatasi gangguan gajah liar, karena beberapa kali dilakukan penggiringan ke hutan, satwa liar itu kembali lagi masuk kampung.
Dalam pekan ini, warga panik dan resah seekor gajah liar berbadan besar masuk ke perkampungan warga pada malam hari dan gajah itu berputar putar seperti mencari makan di sekitar rumah penduduk.
MPG menyatakan gajah liar yang paling sering masuk kampung pada malam hari adalah se ekor gajah jantan. “Kami menyebutnya si Bancol, gajah bertubuh besar ini termasuk ganas dan bergerak sendirian masuk kampung terpisah dari rombongan,” ujarnya.
Sebelumnya pada 21 Februari 2026, dilaporkan seorang petani tewas terinjak gajah di Kampung Pantan Lah, Pintu Rime Gayo. Pihak BKSDA Aceh menyebutkan pemicunya antara lain kerusakan pada fasilitas power fencing atau pagar kawat kejut dan perubahan jalur jelajah gajah akibat bencana hidrometeorologi.
Petugas mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan jejak gajah dan tidak melakukan penghalauan mandiri yang berisiko.
Aentenews by Ampelsa.