bener-meriah

Pascawarga diinjak gajah, BKSDA Aceh imbau masyarakat  hindari lokasi kejadian  

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:58 WIB
Foto Ilustrasi Sejumlah gajah terlatih ditambatkan di lokasi Basecam Conservation Response Unit (CRU) Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, provinsi Aceh, Minggu (12/3). AentenewsFOTO/Ampelsa



"Terdapat kemungkinan habitat dan jalur jelajah satwa liar mengalami  perubahan akibat dampak bencana hidrometeorologis berupa banjir dan longsor,” ucapnya. 





Terkait peristiwa meninggal seorang  petani, Musbahar (53,  warga Kampung Pantanlah, di Bener Meriah, BKSDA Aceh menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan keprihatinan kepada keluarga korban.





“Kami turut berbelasungkawa atas musibah ini. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi 





kita semua bahwa interaksi dengan satwa liar, termasuk gajah, memiliki risiko karena





perilakunya dipengaruhi oleh naluri alamiah yang tidak selalu dapat diprediksi," Kata Teuku Irmansyah .





Teuku menjelaskan, BKSDA Aceh yang menerima laporan terkait kejadian tersebut, langsung bergerak untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Saat ini petugas belum  bisa melakukan pengecekan ke lokasi kejadian, karena situasi yang masih belum kondusif.





"Kami langsung bergerak untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Saat ini petugas belum bisa melakukan pengecekan ke lokasi kejadian, karena situasi yang masih belum kondusif," demikian kata Teuku Irmansyah.





Aentenews by Farid Ismulah.

Halaman:

Tags

Terkini

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Deklarasi damai menggema di Bener Meriah

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Kelahiran bayi pada HUT ke-81 RI di Bener Meriah

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:03 WIB