Nasaruddin berharap nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari karakter akademik UIN Ar-Raniry dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg mengapresiasi kehadiran Menteri Agama. Kunjungan Nasaruddin memiliki nilai historis tersendiri bagi UIN Ar-Raniry.
"Kehadiran Bapak Menteri Agama selalu berkesan bagi kami, mulai dari meresmikan transformasi IAIN menjadi UIN pada tahun 2014, hingga memberikan bantuan langsung bagi mahasiswa terdampak banjir akhir tahun lalu," kata Mujiburrahman.
Mujiburrahman juga menyampaikan terima kasih atas amanah memimpin UIN Ar-Raniry untuk periode 2026–2030.
Ia menegaskan kesiapan UIN Ar-Raniry menyelaraskan tata kelola kampus dengan program pemerintah.
"Agar pengkhidmatan ASN sejalan dengan ASTA CITA Prabowo-Gibran dan ASTA PROTAS Kemenag, kami memohon bimbingan dan arahan Bapak Menteri Agama Republik Indonesia,"
Kuliah umum dan pembinaan ASN tersebut dihadiri Forkopimda Aceh, pimpinan UIN Ar-Raniry, ASN Kementerian Agama, dosen, mahasiswa, serta sivitas akademika.