Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti lambannya penanganan sektor pertanian di Aceh pascabanjir bandang , karena pemerintah pusat sudah mengalokasikan dan menyalurkan anggaran agar pemulihan lahan pertanian segera dilaksanakan.
Sorotan tersebut mencakup pembersihan sawah yang tertimbun lumpur, pencetakan sawah baru, pembangunan jaringan irigasi, hingga pemberdayaan petani
Dikatakan Amran , pemerintah pusat telah mentransfer dana senilai Rp1,6 triliun untuk tiga provinsi terdampak bencana banjir guna mendukung pembersihan lahan sawah yang tertimbun lumpur, pencetakan sawah baru, pembangunan irigasi, serta berbagai program pemulihan sektor pertanian.
Dari total anggaran untuk tiga provinsi terdampak bencana banjir tersebut, Aceh disebut menerima porsi terbesar anggaran.
Menanggapi hal itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf memberikan penjelasan bahwa Pemerintah Aceh telah meneruskan dana penanganan bencana untuk kabupaten dan kota yang terdampak bencana.
Pemerintah kabupaten dan kota penerima dana penanganan bencana diharapkan segera mempercepat pelaksanaan program pemulihan sektor pertanian. Publik juga menantikan penjelasan mengenai realisasi penggunaan anggaran, progres pekerjaan di lapangan, serta langkah percepatan agar lahan pertanian masyarakat dapat kembali produktif.
Aentenews by Ampelsa.