Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI ke Provinsi Aceh, Rabu (22/7/2026). Foto : Eko/Andri
Banda Aceh (Aentenews) - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menegaskan masih terdapat sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian serius, mulai dari rendahnya cakupan imunisasi, percepatan penurunan stunting, hingga penguatan pelayanan rumah sakit regional di provinsi Aceh.
Hal itu disampaikan Yahya Zaini saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI ke Provinsi Aceh, Rabu (22/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi daerah sekaligus mengevaluasi pelaksanaan berbagai program kesehatan dan ketenagakerjaan yang menjadi mitra kerja Komisi IX.
Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah belum optimalnya pelayanan rumah sakit regional. Hingga kini, baru sekitar 20 persen rumah sakit regional yang berfungsi optimal sehingga pemerataan layanan kesehatan rujukan masih perlu diperkuat.
Komisi IX juga mengingatkan kembali hasil kunjungan reses sebelumnya yang menemukan perlunya penguatan sarana, prasarana, dan alat kesehatan di sejumlah rumah sakit daerah.
Selain itu, Yahya menegaskan percepatan penurunan stunting di Aceh harus dilakukan melalui pendekatan lintas sektor. Menurutnya, upaya tersebut tidak cukup hanya mengandalkan intervensi gizi spesifik, tetapi juga harus didukung perbaikan sanitasi, penyediaan air minum layak, peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Komisi IX juga memberikan perhatian terhadap perkembangan kasus campak di Aceh. Meskipun tren kasus mulai menurun pada 2026, Yahya mengingatkan bahwa kewaspadaan tidak boleh berkurang karena Kejadian Luar Biasa (KLB) campak masih terjadi di sejumlah kabupaten dan kota akibat rendahnya cakupan imunisasi.