Berdasarkan data Dinas Kesehatan Aceh, sepanjang 2025 tercatat 5.204 kasus suspek campak dengan 1.241 kasus terkonfirmasi. Sementara pada Januari-Maret 2026 masih ditemukan 724 kasus suspek dan 124 kasus terkonfirmasi. Sebanyak 93,5 persen kasus terkonfirmasi terjadi pada anak yang belum pernah memperoleh imunisasi campak sama sekali.
"Perlindungan terhadap anak melalui imunisasi bukan sekadar program kesehatan, melainkan investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi Aceh yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Di sisi lain, Komisi IX DPR mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Aceh dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan ketenagakerjaan di tengah tantangan fiskal akibat berkurangnya Dana Otonomi Khusus (Otsus)..
Pada kesempatan tersebut, Yahya mengapresiasi keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Aceh yang dinilai menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan.
Ia menilai capaian pembangunan kesehatan Aceh patut diapresiasi. Berdasarkan Laporan Kinerja Dinas Kesehatan Provinsi Aceh Tahun 2025, rata-rata capaian indikator kinerja mencapai 90,37 persen dengan kategori "Sangat Tinggi". Selain itu, angka harapan hidup meningkat menjadi 73,48 tahun dan angka kematian ibu turun menjadi 118 per 100.000 kelahiran hidup.
"Komisi IX memberikan apresiasi atas berbagai capaian tersebut. Namun, di balik keberhasilan itu masih terdapat tantangan yang harus kita selesaikan bersama agar kualitas pelayanan kesehatan semakin merata di seluruh Aceh," ujar Yahya.
Di bidang ketenagakerjaan, Yahya turut mengapresiasi penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Aceh menjadi 5,64 persen atau turun 0,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, jumlah angkatan kerja meningkat menjadi sekitar 2,714 juta orang dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mencapai 65,32 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan produktivitas masyarakat.