Terkait jumlah pembangunan sekolah di daerah terdampak bencana, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan rencana sebanyak 180 unit dibangun sekolah darurat, ruang kelas darurat dan saat ini sudah mulai dilaksanakan dan sudah rampung 83 unit.
“Maksimal bertahan sampai 2 taun, Sekarang beberapa sekolah itu belum dapat lahan baru yang harus relokasi. Nah selama mereka belum dapat lahan baru belum bisa kita bangun,” tegasnya.
Lebih lanjut dijelasknnya, begitu sudah ada lokasi yang baru, pemerintah segera membangun sekolah. kalau yang swasta lahannya dari yayasan. Jadi kementerian pendidikan dalam rehabilitasi dan tidak memilih sekolah negeri atau sekolah swasta.
Sementara, kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, di Banda Aceh meresmikan 28 satuan pendidikan sebagai bagian dari program revitalisasi sekolah tahun 2025. Program ini menjadi langkah percepatan pemerintah dalam pemulihan dan peningkatan kualitas pendidikan, termasuk bagi sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Aentenews by Ampelsa