aceh

Wamen Saintekdikti  Kunjungi ARC-USK, Dorong Hilirisasi Nilam 

Jumat, 8 Mei 2026 | 23:58 WIB



Syaifullah menjelaskan dalam 12 tahun terakhir, ekosistem nilam Aceh tumbuh positif dan menciptakan berbagai nilai tambah baru dari proses inovasi riset yang telah dilakukan.





​"Hilirisasi nilam menciptakan ekosistem baru industri atsiri Indonesia khususnya di Aceh, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi untuk petani dan UMKM" jelas Syaifullah.





Ia berharap pemerintah perlu melihat dan membangun inovasi serta hilirisasi berbasis riset dari pinggiran Indonesia, agar konteks lokal keragaman hayati dari berbagai pelosok negeri bisa terangkat dengan nilai ekonomi tinggi untuk kesejahteraan rakyat," pungkas Syaifullah.





​Pada kesempatan itu,  Wakil Rektor III USK, Prof. Mustanir, menegaskan bahwa pihak universitas akan terus mendukung penuh keberlanjutan program hilirisasi berbasis  inovasi riset nilam ini. “USK berkomitmen menjadikan inovasi nilam tidak  hanya sebagai pencapaian akademik, tetapi sebagai gerakan ekonomi,” tegas Mustanir.





​Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala adalah Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) yang berfokus pada riset, pengembangan, dan komersialisasi produk turunan nilam Aceh untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan kemandirian industri parfum serta kosmetik nasional. 





ARC dikenal memiliki reputasi dan prestasi di tingkat nasional dan internasional khususnya dalam implementasi hasil riset nilam yang memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat.





Aentenews by Ampelsa.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB