aceh

Lembaga ini kirim 6 Dai ke perbatasan Aceh Singkil, simak tujuannya

Kamis, 7 Mei 2026 | 10:25 WIB



Kehadiran dai di wilayah ini diharapkan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut. Dakwah tidak hanya dimaknai sebagai ceramah, tetapi juga sebagai proses pendampingan hidup yang menyentuh aspek spiritual, sosial, dan kultural masyarakat perbatasan.





Selama ini, FDP telah dikenal sebagai salah satu lembaga yang konsisten mengirim dai ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), termasuk kawasan perbatasan Aceh. Program pengiriman dai bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi dakwah berbasis kebutuhan masyarakat.
Di berbagai daerah perbatasan, kehadiran dai FDP terbukti mampu menghidupkan kembali fungsi masjid, meningkatkan literasi Al-Qur’an, serta membangun kesadaran keagamaan masyarakat. Tidak sedikit pula dai yang berhasil mencetak kader-kader muda yang kemudian melanjutkan estafet dakwah di daerahnya.





Koordinator FDP Wilayah Aceh Singkil, Ustaz Muchlis Pohan, turut serta menyerahterimakan para dai yang akan bertugas kepada unsur Muspika Danau Paris sebagai bentuk sinergi antara lembaga dakwah dan pemerintah setempat.
Langkah ini menunjukkan bahwa dakwah di wilayah perbatasan bukan hanya tugas individu atau kelompok tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Dengan pengiriman enam dai ini, FDP kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di garis terdepan dakwah, memastikan bahwa cahaya Islam tetap menyinari hingga ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.
FDP terus memperkuat perannya sebagai lembaga sosial-keagamaan yang fokus menjaga akidah umat Islam di wilayah perbatasan. Sejak mulai berkiprah pada 2015, FDP telah menjalankan berbagai program pembinaadi sejumlah daerah seperti Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam, hingga Aceh Tamiang.
Beragam program strategis dijalankan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Di antaranya pemberian beasiswa pendidikan bagi anak-anak perbatasan, mulai dari tingkat pesantren, perguruan tinggi hingga pascasarjana, pembangunan masjid dan mushalla di daerah terpencil.





Kemudian layanan pengobatan massal, pembangunan rumah dhuafa, hingga pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha tanpa riba. Selain itu, FDP juga aktif menempatkan dai di pedalaman, menyalurkan hewan kurban, serta mengembangkan sekolah kader dai sebagai upaya keberlanjutan dakwah.//Aentenews by Arif R


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB