aceh

Cegah Penularan, Nakes dan Dokter Imunisasi Campak  di Aceh

Rabu, 22 April 2026 | 16:16 WIB
Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin campak kepada nakes di RSU Zainal Abidin, Banda Aceh. Foto IST.


Banda Aceh (Aentenews) – Pemerintah Aceh menggelar imunisasi campak menyasar ribuan tenaga kesehatan (Nakes) dan termasuk tenaga dokter menyusul terbitnya izin perluasan indikasi vaksin Measles-Rubella (MR) dari BPOM.





Pelaksanaan imunisasi campak, merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Kesehatan bahwa seluruh tenaga kesehatan, baik di rumah sakit daerah dan pusat di seluruh Indonesia.





Dalam pelayanan, tenaga kesehatan mau tenaga dokter merupakan garda terdepan  yang berisiko tinggi terjadinya penyebaran penyakit campak, sehingga imunisasi campak dibutuhkan dalam meningkatkan imun.





“Mereka tenaga kesehatan bisa menjadi imun dan pelayanan-pelayanan yang  sangat sensitif  nakes berada terdepan. Mudah-mudahan bisa menghindari setelahnya dilakukan vaksinasi campak,” Kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus di Banda Aceh, Rabu (22/4/2026).





Dikatakannya, vaksinasi campak terhadap nakes dan dokter di Aceh setelah munculnya kasus tersebut dan terdapat peningkatan pertama sekali di provinsi Aceh. 





“Ya, memang kalau melihat dari kasus, ada peningkatan pertama sekali di provinsi Aceh ini,” tambahnya.





Terkait kasus campak, Ferdiyus menyatakan , hasil laporan sebelumnya di Aceh Besar terdapat tujuh kasus campak dan mudah-mudahan kasus tersebut tidak ada yang menular. 


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB