aceh

BNPB Kembangkan Sistem Mitigasi Berbasis Teknologi, Termasuk Aceh

Kamis, 2 April 2026 | 13:01 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto saat memberikan kuliah umum bagi Perwira Siswa Pendidikan Reguler LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Gedung Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat pada Rabu (1/4/2026).



Penanganan Bencana dan Dukungan Operasional





Terkait situasi tanggap darurat, BNPB mengerahkan sumber daya secara masif, meliputi personel, alat berat, kendaraan, hingga dukungan udara berupa helikopter untuk distribusi logistik dan operasi kemanusiaan.





Sebagai contoh, pada penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatra, BNPB mencatat jutaan jiwa terdampak dengan kerusakan infrastruktur yang luas, termasuk jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, dan kesehatan. Distribusi logistik dilakukan secara terpusat dan terkoordinasi. 





Dalam fase pascabencana, pemerintah membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Pembangunan hunian sementara (huntara) terus dilakukan dengan capaian puluhan ribu unit di berbagai provinsi terdampak. Sejalan dengan pembangunan huntara, proses pembangunan hunian tetap (huntap) juga secara simultan mulai dikerjakan sebagai upaya percepatan penanganan.





Selain itu, BNPB juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) serta bantuan logistik guna memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.





Kolaborasi penanggulangan bencana dilakukan melalui sinergi lintas sektor, termasuk kerja sama dengan TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kolaborasi ini mencakup seluruh siklus bencana, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.





"Semua sekarang sudah harus mulai memahami pentingnya sinergi dari berbagai pemangku kepentingan dalam hal penanggulangan bencana, dengan begitu kita dapat memperkuat sistem penanggulangan bencana di Indonesia," kata Suharyanto.





"Salah satu sinergi nyata, BNPB bersama TNI telah berhasil membangun gudang logistik di Sinak dan Agandugume di Papua, sekarang warga disana sudah tidak lagi khawatir lagi apabila cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan gagal panen, alhamdulillah ini sangat berguna disana," tambah Suharyanto.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB