Murthalamuddin juga mengingatkan pentingnya integritas dan koordinasi dalam dunia pendidikan. Pengawas dan guru diminta tetap teguh pada kebenaran serta menjaga profesionalisme.
"Sekolah, perlu aktif membuka ruang pengembangan potensi siswa, seperti lomba debat Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan berbagai kompetisi akademik lainnya untuk meningkatkan daya saing," katanya
Ia turut menekankan pentingnya menjalankan visi dan misi Gubernur Aceh dengan pelayanan tulus dan membangun pendidikan dengan hati.
Kunjungan ini menjadi momentum refleksi. Di tengah keterbatasan anggaran dan dampak bencana, semangat membangun pendidikan bermutu di Aceh harus tetap menyala.//Redaksi