aceh

Pengamat nilai tim TAPA abaikan RPJMA 2025-2030

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:09 WIB



Kemudian imunisasi rendah, berupa cakupan imunisasi yang belum maksimal menempatkan anak-anak Aceh dalam risiko kesehatan tinggi.





Selanjut, Nasrul Zaman menyebutkan kemiskinan ekstrem, nasib fakir miskin dan masyarakat rentan seolah terabaikan dari intervensi anggaran yang signifikan. Dan kondisi ini dinilai menjadi ncaman terhadap visi Mualem-Dek Fadh.





Karena itu, Dosen Fakultas Kedokteren USK menilai, langkah TAPA ini telah melenceng jauh dari semangat perubahan dan cita-cita pembangunan yang ditegaskan oleh pasangan pemimpin Aceh, Mualem-Dek Fadh. Alokasi anggaran yang "boros" tersebut dianggap merusak fondasi kesejahteraan yang seharusnya menjadi prioritas utama.





"Sangat tidak pantas jika biaya seremoni lebih diutamakan daripada perut rakyat kecil," ungkap pengamat kebijakan publik.





Jika tata kelola anggaran ini tidak segera diperbaiki, visi besar membangun Aceh yang mandiri dan sejahtera yang digabungkan Mualem hanya akan menjadi slogan di atas kertas iklan yang mahal.//Redaksi.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB