aceh

ABK kapal tanker bendera Gambia dievakusi ke daratan Aceh, ini masalahnya

Kamis, 29 Januari 2026 | 18:38 WIB


Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) melaksanakan evakuasi medis terhadap anak buah kapal (ABK), Kapal tanker MT Unity berbendera Gambia, di periran Samudera Hindia di provinsi Aceh, Rabu (28/1/2026).Foto Ist





Banda Aceh (Aentenews) - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) melaksanakan evakuasi medis terhadap anak buah kapal (ABK), Kapal tanker MT Unity berbendera Gambia, di perairan Samudera Hindia di Provinsi Aceh.





Anak buah kapal, MT Unity, Siniatkin Viktor, warga negara asal Rusia mengalami kecelakan kerja dan cidera pada tangannya dalam pelayaran dan membutuhkan perawatan lebih lanjut di Banda Aceh.





Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Kamis (29/1/2026) menyatakan ABK asal Rusia itu mengelami cidera akibat kecelakaan kapal dalam pelayaran dan meminta batuan evakuasi medis.





"Proses evakusi terhadap ABK kapal tanker itu berlangsung malam saat kapal tersebut tiba di perairan Samudera Hindia, provinsi Aceh,” katanya.





Setibanya di titik yang disepakati, KN Kresna merapat ke kapal tanker MT UNITY . Kemudian, tim evakuasi menaiki kapal tanker untuk memeriksa kesehatan dan dokumen keimigrasian korban.





Setelah dipastikan tidak membawa penyakit menular, korban dipindahkan ke KN Kresna.
"Selanjutnya, korban dibawa ke Pelabuhan Ulee Lheue untuk dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin, Banda Aceh, menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut," kata Ibnu Harris Al Hussain.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB