Dijelaskannya , korban mengalami amputasi pada jarinya sehingga membutuhkan perawatan medis lebih lanjut.
Permintaan evakuasi medis dari kapal tanker itu diterima melalui agen pelayaran pada Rabu (28/1/2026) pukul 21.10 WIB.25. Atas permintaan itu, Tim SAR menggunakan KN Kresna berangkat dari pelabuhan Ulee Lheue menuju titik penjemputan yang sudah ditentukan koordinatnya.
Diketahui, kata Ibnu Harris Al Hussain, kapal tanker tersebut berlayar dengan rute dari Rusia menuju Singapura.
Ia mengatakan proses evakuasi melibatkan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan, Balai Karantina Kesehatan, Bea Cukai, Imigrasi, TNI AL, Syahbandar, agen pelayaran, serta pihak terkait lainnya.
Sebelumnya, pada 21 Januari 2026 Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) juga mengevakuasi anak buah kapal (ABK) asal Filipina bernama Gaetos Ferdinand Jr Vengazo (32). Korban merupakan ABK MT V Glory, kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall.//Aentenews by Ampelsa.