Sementara rumah rusak sedang memiliki ciri kerusakan pada sebagian struktur sehingga tingkat keamanannya berkurang. Contohnya dinding retak besar atau roboh, kolom atau balok retak, hingga lantai yang amblas.
"Untuk kategori ini, rumah tidak disarankan dihuni sementara karena membutuhkan perbaikan," jelas Murthalamuddin.
Adapun rumah rusak berat merupakan bangunan dengan kerusakan parah pada struktur utama atau bahkan roboh. Kondisi tersebut meliputi rumah roboh total atau hampir roboh, dinding runtuh sebagian besar, pondasi rusak, hingga balok patah.
“Kondisi kategori rumah ini tidak layak huni, harus dibangun ulang,” ungkap Murthalamuddin.
Selain itu, tambah dia, terdapat pula kategori rumah hilang, yakni rumah yang hilang seluruhnya akibat hanyut terseret arus banjir.
"Kategori hilang ini harus dibangun ulang di lokasi lain," pungkasnya.// Redaksi.