Rumah warga tertimbun lumpur di Pidie Jaya. Foto aentenews.com/Ampelsa.
Banda Aceh (Aentenews) - Pemerintah Aceh kembali mengerahkan sebanyak 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi untuk melakukan bakti sosial di daerah terdampak bencana banjir dan longsor di provinsi itu.
"Pengerahan ini merupakan tahap kedua, sedangkan sebelumnya tercatat 3.000 ASN, mereka akan melakukan bakti sosial di sekolah-sekolah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh," kata Juru bicara Pos Komando Penanganan banjir dan Longsor Aceh Murthalamuddin di Banda Aceh, Jumat.
Keberangkatan relawan ASN/P3K/Non-ASN di lingkungan Pemerintah Aceh tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).
Setiap personel ASN/P3K/Non-ASN yang menjadi relawan bencana banjir dan longsor ke Aceh Tamiang tidak menggunakan biaya perjalanan dinas APBA," katanya menegaskan.
Kehadiran para ribuan ASN/P3K/Non-ASN di lingkungan Pemerintah Aceh ke daerah terdampak bencana yakni Aceh Tamiang khususnya merupakan bagian dari aksi kemanusiaan di daerah terdampak bencana.
"Kehadiran mereka di sana untuk membersihkan fasilitas publik seperti tempat ibadah dan akan berangkat lagi untuk membersihkan sekolah-sekolah," katanya.