aceh

Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana, berikut alasannya

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:35 WIB
dok pribadi


Banda Aceh (Aentenews) - Pemerintah Aceh menetapkan perpanjangan kedua status tanggap darurat bencana hidrometeorologi, selama 14 hari ke depan atau terhitung mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.





Juru bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA di Banda Aceh, Kamis, menyebutkan perpanjangan masa tanggap darurat bencana tahap 2 ini, berdasarkan hasil rapat secara virtual dengan seluruh kabupaten/kota terdampak bencana 23 Desember 2025.





Selain itu, perpanjangan tahap 2 ini diputuskan gubernur berdasarkan hasil kajian, dan rapat penanganan darurat bencana Aceh yang dihadir oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Kepala BNPB.





Penetapan perpanjangan tahap 2 ini juga setelah mendengarkan laporan Analisis Cepat Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Aceh, serta rekomendasi Forkopimda, kata Muhammad MTA.





Perpanjangan kedua status tanggap darurat bencana, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengeluarkan lima intruksi kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan mengingatkan stake holder terkait.





Pertama, percepat distribusi logistik untuk korban bencana baik yang tinggal ditempat pengungsian, rumah warga hingga ke pelosok gampong atau desa yang masih terisolir.





Kedua, Gubernur Muzakir Manaf, sapaan akrab Mualem menginstruksi tangani, layani, lindungi dan penuhi hak-hak dasar pengungsi sesuai standar hak azasi manusia.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB