Aceh Besar (Aentenews) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Besar, menyelenggarakan kegiatan Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi di Kedai Kopi Barika, Kabupaten Aceh Besar pada 20 Oktober 2025.
Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 48 peserta ibu PKK ini dibuka oleh Analis Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Bank Indonesia Provinsi Aceh, Daffa Ammarul M. S., serta turut dihadiri oleh Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Besar, Nurul Fazli Syukri S.Ag beserta anggota TP PKK Kabupaten Aceh Besar.
Cooking Class dipandu oleh Assistant Executive Chef Hermes Palace Hotel, Chef Muhammad Idris, dengan memasak Ikan Kakap Masak Merah khas Aceh menggunakan bumbu cabai bubuk, bahan pangan lokal yang hemat, bergizi, dan tahan lama.
Daffa menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komunikasi efektif dalam pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
“Melalui Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi, kami ingin menyampaikan pesan bahwa dalam menghadapi fluktuasi harga pangan, ibu-ibu berperan penting untuk menjalankan solusi—dengan berbelanja bijak, memasak kreatif, dan memanfaatkan bahan lokal secara cerdas,” ujar Daffa.
Ia menjelaskan bahwa pengendalian inflasi pangan merupakan tanggung jawab bersama karena bahan pangan, seperti cabai, bawang merah, dan tomat merupakan komoditas bergejolak (volatile foods) yang sering menyumbang tingginya inflasi di Aceh sehingga perilaku konsumsi dan belanja pangan secara bijak menjadi penting.
Daffa menambahkan, melalui kegiatan itu bahwa olahan masakan tidak harus selalu menggunakan cabai segar, tetapi juga bisa menggunakan cabai kering, bubuk, atau pasta, yang hemat, awet, serta tetap sehat dan lezat. Bentuk lain olahan cabai dapat menekan permintaan masyarakat terhadap cabai segar ketika harga naik sehingga hal ini turut menstabilkan harga di pasar.”