Hidup adalah sebuah tantangan, dan banyak liku yang harus dihadapi dan dijalani untuk sebuah asa meraih sebuah cita-cita masa depan. Di Banda Aceh, perjuangan terus berlanjut. Ia bekerja sebagai buruh cuci pakaian untuk membiayai kuliahnya.
“Saya pernah mencuci pakaian hingga larut malam, lalu belajar menjelang subuh,” katanya dengan senyum ringan. Setelah menyelesaikan sarjana, ia mengabdikan diri di kampus yang sama sebagai tenaga bakti tanpa gaji tetap, sebuah keputusan yang berbuah perjalanan panjang menuju posisi dosen tetap dan akhirnya Guru Besar.
Dengan semangat dan ketulusan, serta dukungan almarhum Sufyan Ibrahim dan Prof Dr Samsul Rijal MAg langkahnya semakin kokoh. Ia menyelesaikan magister di UIN Ar-Raniry dan doktoral di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada 2015.
Semua pencapaian itu, ia yakini, tidak terlepas dari doa kedua orang tuanya (semoga Allah menempatkan mereka di Surga-Nya), serta dukungan suami tercinta, anak-anak tersayang, Rektor beserta pimpinan universitas dan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat dan seluruh sivitas akademika UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Pada Kamis (23/10), Juwaini memperoleh gelar akademik sebagai Profesor, dan lengkapnya adalah Prof Dra Juwaini MAg PhD, sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) bagi Guru Besar rumpun ilmu agama periode Oktober 2025.
Gelar profesor bidang filsafat Islam klasik itu diteguhkan oleh sosok inspiratif di dunia akademik itu di kampus "jantong" masyarakat Aceh, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh.
Beberapa karya ilmiahnya antara lain artikel di jurnal Scopus berjudul “Ibn Miskawaih’s Ethical Philosophy and Relevance to Moral Education in Indonesian Secondary Schools” (2025), buku “Tokoh dan Pemikiran Autentik Filsafat Islam Klasik” (2023), serta penelitian tentang kebijakan pendidikan dan ketahanan keluarga di Aceh.
Selain mengajar, Juwaini aktif dalam Asosiasi Studi Agama Indonesia (ASAI) dan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), serta memimpin Koperasi Wanita Al-Ikhlas di Gampong Blang Krueng. Keterlibatannya di masyarakat mencerminkan dedikasi untuk memberdayakan perempuan dan keluarga.