Petani menumpukan bulir padi saat musim panen di Aceh Besar. Foto angota kelompok tani Aceh Besar.
Aceh Besar (Aentenews) - Memasuki puncak musim panen di sejumlah wilayah di provinsi Aceh, harga gabah kering panen ( GKP) di tingkat petani mengalami penurunan hingga Rp7.150 per kilogram dibanding harga sebelumnya Rp7.500 hingga Rp7.700 per kilogram.
Para petani menyatakan, pendapatan petani pada musim panen tahun ini berkurangan seiring dengan terjadinya penurunan harga gabah kering panen hingga Rp7.150 per kilogram.
“Kalau dicermati kondisi saat ini, turunnya harga gabah karena di beberapa daerah serentak memasuki musim panen, sehingga terjadinya persaingan harga jual di tingkat petani,” kata Bustami, petani di desa Kuta Cot Gle, Kabupaten Aceh Besar.
Meskipun harga gabah yang dibeli pengepul turun, Namun, katanya, jika dibanding dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp.6.500 per kilogram harga gabah di pasar bebas masih tergolong tinggi kisaran Rp 7.150 per kilogram.
Pedagang pengumpul atau toke besar yang menampung hasil panen petani , membeli gabah saat ini berkisar Rp7.000 hingga Rp7.150 per kilogram dan kondisi harga tersebut hampir merata di beberapa daerah yang memasuki musim panen.
Hal senada juga dikatakan Mohd Farid, salah seorang petani di Aceh Besar tersebut. Penurun harga gabah dengan selisih Rp500 per kilogram dibanding panen sebelumnya.