Rabu, 30 September 2026

BEM USK gelar aksi tuntut percepat rehab rekon dan keterbukaan anggaran

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Kamis, 10 September 2026 | 18:38 WIB



-




 Akibat lambatnya proses rehabilitasi inilah yang mendorong, BEM USK menyatakan harus turun ke jalan menyuara beberapa tuntutan, antara lain





1.Mendesak pemerintah Aceh untuk mempercepat progres rehab rekon dalam hal    infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan pemulihan ekonomi masyarakat berdampak. 





2. ⁠Mendesak pemerintah membuka rincian anggaran terkait progress rehab rekon di Aceh. 





3. ⁠Mendesak pemerintah membangun infrastruktur dengan prinsip ketahanan bencana. 





4. ⁠Mendesak pemerintah untuk melibatkan masyarakat dan mahasiswa dalam progress pelaksanaan progress rehab rekon di Aceh.





5. ⁠Mendesak pemerintah Aceh mengaudit perizinan industri ekstraktif di kawasan   hutan dan DAS Aceh. 





6. ⁠Mendesak pemerintah mempublikasi progress penanganan bencana yang telah berjalan dan akan berjalan secara berkala di Aceh.





Åksi demo yeng mengenakan baju almamater di kantor Gubernur itu diterima oleh Plt Sekda Pemerintah Aceh, Taufik . Ia menyatakan pemerintah membuka diri terhadap kritikan mahasiswa dan kami mengakui bahwa pemulihan aceh pascabencana berjalan lamban dan masih banyak fasilitas yang belum terselesaikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB
X