Banda Aceh (Aentenews) - Pememerintah Aceh saat ini fokus pada pembangunan hunian tetap (huntap) yang akan diperuntukan kepada korban bencana hidrometeorologi akhir Nopember 2025.
"Saat ini kami fokus pada pembangunan huntap.
Perkembangan terbaru penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh menunjukkan tren positif, " kata Sekda Aceh M Nasir.
“Begitu juga pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan terus berjalan dengan baik,” katanya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Jumat (24/7).
Pada rapat yang dihadiri perwakilan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI serta kepala daerah wilayah terdampak, Nasir mendetailkan angka 99 persen pembangunan Huntara. “Sudah terealisasi sebanyak 20.715 unit dari target total 20.797 unit. Jadi hampir rampung,” katanya.
Realisasi huntap saat ini masih berada di angka 3,6 persen atau baru terbangun 397 unit dari total kebutuhan yang mencapai 37.107 unit, ujar dia menyebutkan..
Sedangkan sektor transportasi, Nasir menjelaskan, sebanyak 46 ruas jalan dan 23 jembatan nasional kini telah berfungsi secara darurat, sementara 1.543 dari total 1.638 ruas jalan daerah juga sudah kembali dapat difungsikan oleh masyarakat.
Terkait dukungan anggaran, Sekda Aceh menjelaskan bahwa realisasi keuangan dari Transfer ke Daerah (TKD) 2026 telah menyerap Rp146,73 miliar atau sekitar 17,8 persen dari total pagu Rp824,82 miliar.