Ia menilai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat hilirisasi gas nasional. Namun, setelah lebih dari 15 tahun ditetapkan, kawasan tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh.
Jika pasokan Gas Andaman diprioritaskan untuk mendukung KEK Arun, maka kawasan itu menurutnya berpeluang berkembang menjadi pusat industri petrokimia dan pupuk nasional, karena operasional PT Pupuk Iskandar Muda dapat diperkuat, investasi baru akan tumbuh, dan lapangan kerja bagi masyarakat Aceh semakin terbuka,
Karena itu, ia mendorong Pemerintah Pusat menjadikan pengembangan KEK Arun sebagai bagian dari Program Strategis Nasional yang terintegrasi dengan pemanfaatan gas Andaman.
Menurutnya, keberadaan cadangan gas tersebut diharapkan menjadi pendorong lahirnya industri berbasis energi di Aceh, bukan hanya memasok kebutuhan wilayah lain tanpa menciptakan nilai tambah di daerah penghasil.//Redaksi.