Sementara Kepala Balai Karantina Kesehatan (BKK) Banda Aceh Ali Isha Wardana mengatakan, pelayanan khusus kesehatan jemaah haji lansia bertujuan mengantisipasi penyakit menular dan termasuk virus. Pemantauan juga dilakukan kepada jemaah haji yang terlihat sehat saat kedatangan.
Pemantauan ini dimaksudkan sebagai deteksi dini terhadap penyakit menular, di antaranya adalah COVID-19, Mers-Cov, Meningitis, polio, dan penyakit yang berpotensi menimbulkan Public Health Emergency of International Concern (PHEIOC).
PPIH Debarkasi Aceh telah siap dan bersiap melakukan berbagai langkah pelayanan kedatangan jemaah haji, mulai dari pengukuhan pembantu petugas PPIH, pembentukan satuan tugas, hingga rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait.
Selain itu, PPIH juga mengingatkan keluarga jemaah agar tidak melakukan penjemputan di Asrama Haji karena keterbatasan tempat dan area parkir di debarkasi banda Aceh. “Kita hanya memberikan izin untuk satu atau dua orang keluarga dari jemaah yang boleh masuk ke ring-I untuk membantu pengambil barang atau koper jemaah," ujarnya.
Aentenews by Ampelsa