Rabu, 30 September 2026

Mengapa diplomosi Aceh gagal dipanggung Oligopoli migas global ?

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Rabu, 10 Juni 2026 | 07:52 WIB
Dr. Nasrul Zaman. (Foto:JS)
Dr. Nasrul Zaman. (Foto:JS)




Memperjuangkan hak sejarah rakyat Aceh atas kekayaan alam Blok Andaman tidak bisa lagi dilakukan dengan retorika birokrasi di tingkat lokal. Aceh harus melayani kelihaian korporasi global dengan kecerdasan yang setara.





Oleh karena itu, sudah saatnya menghentikan tradisi bagi-bagi jabatan tim teknis kepada struktur birokrasi, dan beralih membentuk "The Dream Team" yang diisi oleh otak-otak terbaik bangsa demi marwah dan kesejahteraan rakyat Serambi Mekkah.





Penulis adalah pengamat kebijakan publik pada Universitas Syiah Kuala (USK) Darussalam, Aceh.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X