Rabu, 30 September 2026

Basarnas evakuasi medis Crew Kapal Pesiar di Selat Benggala

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Minggu, 17 Mei 2026 | 12:47 WIB
Kapal Pesiar Mein Schiff 6,  seusai menurunkan kru  yang sakit untuk di evakuasi di perairan Selat Benggala Sabtu (16/5/2026). Foto Dok Humas  SAR Aceh.
Kapal Pesiar Mein Schiff 6, seusai menurunkan kru yang sakit untuk di evakuasi di perairan Selat Benggala Sabtu (16/5/2026). Foto Dok Humas SAR Aceh.


Banda Aceh (Aentenews ) –Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) melakukan evakuasi medis terhadap  crew kapal  Pesiar Mein Schiff 6,  Arante Faenielle Emerald (Wanita) warga Philipina karena sakit saat dalam pelayaran  di Selat Benggala, kabupaten Aceh Besar. Aceh.





Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Minggu (17/5/2026)  mengatakan, crew kapal Arante Faenielle Emerald, berusia 38 tahun langsung di bawa ke Rumah Sakit Umum di Banda Aceh untuk mendapat perawatan intensif.





Dikakatan, kapal pesiar Mein Schiff 6 tersebut berlayar dari Port Klang-Malaysia menuju Hambantota di Sri Langkan, dalam perjalanan pusat komando meneruskan informasi permintaan evakuasi crew kapal dalam kondisi sakit  ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh.





“Kapten kapal pesiar Mein Schiff 6 menghubungi pusat komando Basarnas meminta bantuan evakuasi ada crew yang sakit,” kata Ibnu Haris. 





 Setelah menerima informasi permintaan operasi medis itu,  pihak Basarnas melakukan koordinasi dengan kapal pesiar untuk menentukan titik koordinat. Tim evakuasi Basarnas bergerak ke lokasi penjemputan yang berjarak sekitar 5,8 nautikal mil dari Pelabuhan Ulee Lheue , Banda Aceh.





-
Tim SAR mengevakuasi crew kapal Pesiar Mein Schiff 6, Arante Faenielle Emerald (Wanita) warga Philipina karena sakit di perairan Selat Benggala, Aceh, Sabtu (16/5/2026). Foto Hunmas SAR Aceh




Ia menyebutkan operasi medis menggunakan kapal KN Kresna  di perairan Selat Benggala, dekat Pulau Weh, Kota Sabang, Provinsi Aceh. Setibanya di titik penjemputan, Tim Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban sakit di kapal pesiar itu untuk memastikan tidak adanya  penyakit menular.





Dipastikan tidak membawa penyakit menular, wanita crew kapal pesiar tersebut dipindahkan ke KN Kresna 232  dan selanjutnya di evakuasi ke Pelabuhan Ulee Lheue sebelum di rujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X