Banda Aceh, (Aentenews) –Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi bantuan pendidikan bagi mahasiswa terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Provinsi Aceh.
“Bantuan ini dikhususkan bagi mahasiswa aktif jenjang D1 hingga S-1 yang berasal dari daerah terdampak di 18 kabupaten/kota di Aceh,” kata Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, di Banda Aceh, Jumat (8/6/2026).
Ia mengatakan, Program ini merupakan bagian dari implementasi rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana tahun anggaran 2026.
Berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor 300.2/68/2026, terdapat 18 wilayah yang masuk dalam kriteria penerima manfaat adalah : Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa dan Kota Subulussalam
Pemerintah Aceh berharap program ini dapat meringankan beban ekonomi mahasiswa yang terdampak bencana sehingga proses pendidikan tetap dapat berjalan dengan baik. Segala perubahan informasi akan diumumkan lebih lanjut melalui kanal resmi BPSDM Aceh.
Marthunis menambahkan, masyarakat agar selalu memantau media sosial dan situs utama (website) resmi BPSDM Aceh untuk mendapatkan informasi resmi terkait program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh BPSDM Aceh sehingga tidak terpengaruhi isu hoax atau isu tidak benar yang dapat meresahkan.
Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pembangunan zona integritas di lingkungan BPSDM Aceh, jika terdapat penyimpangan atau pelanggaran kode etik oleh pelaksana kegiatan ini, mohon melaporkan ke saluran pengaduan.