Rabu, 30 September 2026

Sekda Aceh: Jangan sampai kayu hanyutan dampak bencana hilang

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Senin, 26 Januari 2026 | 21:35 WIB
Foto Sekda Aceh M Nasir. Dok Humas  Aceh
Foto Sekda Aceh M Nasir. Dok Humas Aceh






Banda Aceh (Aentenews) - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir, mengingatkan  perlunya percepatan pemanfaatan kayu hanyutan, dan jika terlambat maka dapat berpotensi kayu-kayu tersebut bisa rusak dan hilang.





"Keterlambatan dalam pelaksanaan dapat berpotensi menyebabkan kayu rusak dan hilang, sehingga kayu-kayu tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara optimal, “ katanya di Banda Aceh, Senin.





Hal tersebut disampaikan Sekdapada Rapat Koordinasi Tim Pemanfaatan Kayu Hanyutan yang berlangsung di Ruang Rapat Potensi Daerah, Sekretariat Daerah Aceh.





Tim ini, tegasnya harus segera diaktifkan, untuk optimalisasi kerja terhadap pemanfaatan kayu hanyutan yang saat ini cukup masif di beberapa daerah.





Kayu hanyutan akibat bencana banjir harus dijadikan sebagai sumber daya material untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi (pemulihan) pascabencana di Aceh.





Oleh karena itu, M. Nasir juga menekankan pentingnya mekanisme yang jelas agar seluruh proses dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Pemanfaatan kayu hanyutan ini diupayakan rampung sebelum bulan suci Ramadan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X