Banda Aceh (Aentenews) - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir, mengingatkan perlunya percepatan pemanfaatan kayu hanyutan, dan jika terlambat maka dapat berpotensi kayu-kayu tersebut bisa rusak dan hilang.
"Keterlambatan dalam pelaksanaan dapat berpotensi menyebabkan kayu rusak dan hilang, sehingga kayu-kayu tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara optimal, “ katanya di Banda Aceh, Senin.
Hal tersebut disampaikan Sekdapada Rapat Koordinasi Tim Pemanfaatan Kayu Hanyutan yang berlangsung di Ruang Rapat Potensi Daerah, Sekretariat Daerah Aceh.
Tim ini, tegasnya harus segera diaktifkan, untuk optimalisasi kerja terhadap pemanfaatan kayu hanyutan yang saat ini cukup masif di beberapa daerah.
Kayu hanyutan akibat bencana banjir harus dijadikan sebagai sumber daya material untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi (pemulihan) pascabencana di Aceh.
Oleh karena itu, M. Nasir juga menekankan pentingnya mekanisme yang jelas agar seluruh proses dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Pemanfaatan kayu hanyutan ini diupayakan rampung sebelum bulan suci Ramadan.