“Logistik sebenarnya ada, tetapi tertahan. Bukan karena kesengajaan, melainkan keterbatasan transportasi dan kurangnya gerakan distribusi yang simultan hingga ke kecamatan dan desa,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya dukungan sarana transportasi agar bantuan yang tiba di Banda Aceh tidak berhenti di satu titik, melainkan segera didistribusikan ke seluruh wilayah terdampak. Menurutnya, kecepatan distribusi menjadi kunci untuk meringankan penderitaan masyarakat sekaligus mempercepat transisi menuju tahap pemulihan.
Selain peran pemerintah, Hasan Dibangka juga mengajak para kontraktor, pengusaha, serta pemilik alat berat dan armada truk di Aceh untuk turut berkontribusi dalam membantu penyediaan transportasi dan mobilisasi logistik. “Bagi yang memiliki truk dan alat berat, mari kita suplai dan komunikasikan. Jangan hanya melihat kekurangan, tetapi lihat apa yang bisa kita berikan agar masyarakat bisa bangkit kembali,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Hasan menegaskan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto mampu mengambil keputusan terbaik demi kepentingan Aceh dan Indonesia ke depan. “Kami bersemangat dan yakin Bapak Presiden dapat menentukan langkah terbaik. Soliditas dan kebersamaan adalah kunci,” pungkasnya.//Baron Alfonso//Redaksi.