Banda Aceh (Aentenews) - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ansory Siregar menegaskan skala bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian besar kabupaten dan kota di Aceh ini telah jauh melampaui batas normal.
“Bencana ini harus menjadi bencana nasional," kata Ansory dalam pertemuan bersama Sekda Aceh M Nasir, serta perwakilan Kementerian Sosial, BNPB dan kepala BPJPH Haekal Hasan di Banda Aceh.
Ansory juga menekankan perlunya percepatan tanggap darurat agar Aceh segera masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. “Kita harus bangun hunian sementara agar warga tidak terlalu lama bertahan di pengungsian,” tambahnya.
Anggota DPR RI Husni Thamrin mengkritik keras penanganan dari Kementerian Sosial. Kemensos baru membangun 21 dapur umum yang hanya mampu melayani sekitar 100 ribu pengungsi.
“Sementara pengungsinya di Aceh lebih dari 900 ribu orang. Ini sangat tidak sebanding,” ungkapnya.
Ia juga meminta BNPB segera mengerahkan alat dan logistik dari provinsi lain yang tidak terdampak. “Apa yang kita punya di BNPB di daerah lain, tolong segera disalurkan ke Aceh,” tegasnya.
Anggota DPR lainnya juga menyuarakan hal senada: dengan kerusakan masif dan jumlah korban yang sangat besar, pemerintah pusat semestinya sudah menetapkan status bencana nasional. Mereka menilai BNPB terlambat memberikan data aktual kepada Presiden sehingga penanganan berjalan lambat.