Banda Aceh (Aentenews) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahawa Pemerintah mengerahkan seluruh kekuatan untuk mempercepat pemulihan akses logistik dan mobilitas masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Negara Prabowo Subianto di dampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat meninjau lokasi pembangunan kembali infrastruktur yang hancur akibat banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh, Ahad.
Di lokasi, Presiden juga menerima laporan mengenai jebolnya sejumlah bendungan dan rusaknya area persawahan warga. Ia memastikan negara hadir untuk memulihkan kembali kondisi tersebut.
“Bendungan-bendungan banyak yang jebol. PU akan segera memperbaiki. Sawah-sawah yang rusak juga akan direhabilitasi. Petani tidak usah khawatir. Ini bukan kelalaian, ini keadaan terpaksa, force majeure,” tegas Presiden.
Untuk percepatan, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai komandan Satuan Tugas Percepatan Perbaikan Infrastruktur untuk pemerintah daerah sebagai langkah percepatan.
"TNI punya pasukan Zeni dan konstruksi yang kuat,” ujar Kepala Negara menegaskan.
Kepala Negara menyaksikan kerja alat berat yang memperkuat oprit jembatan serta mendengarkan laporan teknis dari tim TNI, PUPR, dan pemerintah daerah.