Banda Aceh (Aentenews) - Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI) terus berupaya mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersebut.
Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria di Banda Aceh, Rabu, menjelaskan hingga saat ini, dari total 3.414 Base Transceiver Station (BTS) di Aceh, 51 persennya telah kembali aktif, dan pemerintah menargetkan peningkatan signifikan dalam dua hari ke depan.
"Kita dorong terus, semoga dalam 2x24 jam bisa meningkat menjadi 75 persen, dan mudah-mudahan pekan ini bisa pulih seperti sediakala,” kata Nezar.
Nezar menjelaskan bahwa kedatangannya ke Aceh merupakan arahan langsung dari Menteri Komdigi setelah rapat koordinasi di Jakarta. Pemerintah, kata dia, memberikan perhatian penuh untuk memastikan layanan komunikasi kembali berfungsi optimal.
Ia menjelaskan, kendala utama yang masih dihadapi di lapangan saat ini adalah terbatasnya ketersediaan energi akibat padamnya listrik di sejumlah wilayah. Komdigi, kata dia, telah berkoordinasi dengan PLN yang menargetkan pemulihan listrik pada Jumat ini.
“PLN mengatakan jumat mudah-mudahan listrik bisa pulih kembali dan dengan demikian akan mempercepat kerja kita untuk memulihkan jaringan telekomunikasi di Aceh," jelasnya.
Lebih lanjut, terkait penggunaan perangkat Starlink, Nezar memastikan bahwa layanan yang digunakan di posko-posko dan fasilitas publik di daerah terdampak diberikan secara gratis selama satu bulan sesuai pengumuman resmi Starlink.