Banda Aceh (Aentenews) - Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sapaan akrab Mualem menginstruksikan kepada bupati dan walikota se Aceh untuk siap siaga potensi bencana hidrometeorologi.
"Ini penting sebagai langkah dan strategi mitigasi risiko bencana dan upaya menyelamatkan masyarakat dari dampak yang lebih luas," katanya melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA di Banda Aceh, Rabu malam.
Selain itu, Mualem juga menginstruksikan kepala daerah untuk mengambil langkah -langkah. Pertama segera memetakan daerah rawan bencana hidrometeorologi berdasarkan dokumen kajian risiko bencana, kontingensi, rekayasa cuaca.
Selanjutnya mengoptimalkan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) serta menyiagakan sumber daya perangkat daerah, masyarakat dan dunia usaha guna antisipasi terjadinya bencana terutama di kawasan rawan bencana.
Kedua, mengaktifkan posko bencana dan melaksanakan apel kesiapsiagaan dengan melibatkan TNI, POLRI, BASARNAS, instansi vertikal, relawan kebencanaan dan unsur masyarakat lainnya serta mempublikasikan melalui media elektronik dan cetak.
Ketiga, melakukan pengendalian operasi dan penyiapan logistik sertaperalatan yang memadai untuk mendukung layanan penanggulangan bencana.
Keempat, melakukan pemantauan secara cermat dan berkelanjutan untuk mengetahui situasi terkini berdasarkan informasidari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyosialisasikan dan menyebarluaskan informasi berbasis data bencana yang dikeluarkan oleh BPBD dengan menggunakan media elektronik dan cetak,