Selain itu, Jamaluddin menjelaskan Aceh juga sangat membutuhkan Balai Latihan Kerja yang memiliki standar tenaga kerja negara-negara berkembang seperti Australia. Kondisi ini dianggap penting agar nantinya diharapkan putra/putri Aceh memiliki skills yang mumpuni untuk berpartisipasi dalam pembangunan Aceh dan memiliki kemampuan untuk bekerja di Australia.
BLK ini juga nantinya diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi mantan kombatan dan para korban konflik untuk ikut berpartisipasi sebagai salah satu upaya untuk menyelesaikan konflik Aceh secara menyuluruh, bermartabat dan berkelanjutan.
T