Rabu, 30 September 2026

Pro Palestina di Inggris, lebih 400 pengunjuk rasa ditangkap

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Minggu, 7 September 2025 | 10:30 WIB
Pemerintah Inggris telah menetapkan Palestine Action sebagai organisasi terlarang. (Anadolu Agency) dikutip dari metrotvnews.com
Pemerintah Inggris telah menetapkan Palestine Action sebagai organisasi terlarang. (Anadolu Agency) dikutip dari metrotvnews.com


London: Sedikitnya 425 pengunjuk rasa ditangkap dalam sebuah demonstrasi di London, Inggris, yang digelar untuk mendukung kelompok aktivis terlarang Palestine Action, kata pihak kepolisian pada Sabtu, 6 September.





Penangkapan dilakukan hingga pukul 21.00 waktu setempat (20.00 GMT), terkait aksi yang diselenggarakan kelompok Defend Our Juries sebagai bentuk dukungan terhadap “organisasi yang dilarang, Palestine Action,” demikian pernyataan Kepolisian Metropolitan London dan dikutip Anadolu Agency, Minggu, 7 September 2025.





Dalam pernyataan itu disebutkan, sejumlah petugas “dipukul, ditendang, diludahi, dan dilempari benda” selama aksi berlangsung. Lebih dari 25 orang ditangkap atas dugaan menyerang polisi dan pelanggaran ketertiban umum lainnya.





Polisi menambahkan, lebih dari 2.500 personel dikerahkan di seluruh London untuk mengamankan berbagai unjuk rasa, termasuk aksi solidaritas bagi Palestine Action.





“Taktik yang digunakan para pendukung Palestine Action untuk mencoba mengalahkan sistem peradilan, serta tingkat kekerasan yang terlihat di kerumunan, membutuhkan sumber daya besar yang mengalihkan polisi dari lingkungan masyarakat, merugikan warga London yang bergantung pada kami,” kata Deputi Asisten Komisaris Claire Smart dalam pernyataan tersebut.





Ratusan orang berkumpul di Parliament Square dengan membawa bendera Palestina dan poster sambil meneriakkan yel-yel: “Lebih dari 100.000 orang tewas dan kalian justru menangkap kami” serta “Melawan genosida bukanlah kejahatan.”





Sejumlah spanduk bertuliskan: “Saya menentang genosida, saya mendukung Palestine Action” dan “Bukan kejahatan bertindak melawan genosida.” Polisi memperkirakan sekitar 1.500 orang mengikuti aksi tersebut.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X