Pemberitaan hasil liputan lapangan yang dilaporkan para jurnalis saat itu mengedepankan independesinya meski terkadang harus berisiko terhadap keselamatan jiwa, ya minimal tekanan psikologis. "Alhamdulillah, konflik bersenjata di Aceh berakhir dengan perdamaian. Jutaan rakyat Aceh menyambutnya dengan gembira," kata Munir Noor yang ketika konflik Aceh tercatat sebagai wartawan SKH Aceh Ekpres.