Rabu, 30 September 2026

Pulau di Singkil Kembali ke Pangkuan Aceh, Mualem Disambut Meriah Setibanya di Bandara Sultan Iskandar Muda

Photo Author
Administrator, AenteNews.com
- Kamis, 19 Juni 2025 | 15:19 WIB
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, mendapat sambutan hangat dari masyarakat Aceh saat tiba kembali dari Jakarta di Bandara Sultan Iskandar Muda, Rabu (18/6/2025).
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, mendapat sambutan hangat dari masyarakat Aceh saat tiba kembali dari Jakarta di Bandara Sultan Iskandar Muda, Rabu (18/6/2025).



Saat ditanya mengenai opsi pengelolaan bersama dengan pemerintah provinsi Sumatera Utara, Mualem menolak wacana tersebut. “Tidak. Itu hak kita. Kita lihat ke depan. Yang jelas, pulau-pulau itu sekarang banyak peminat, terutama dari Timur Tengah,” katanya sambil tersenyum.





Empat pulau yang dimaksud adalah Pulau Panjang, Pulau Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek. Keempat pulau itu berada di perairan Aceh Singkil yang selama ini sempat menjadi sengketa administratif antara Aceh dan Sumatera Utara, menyusul tumpang tindih peta wilayah.





Masalah ini mencuat ke publik dan sempat menimbulkan kekhawatiran akan memicu ketegangan antarwilayah, usai Kementerian Dalam Negeri mengalihkan status empat pulau itu menjadi wilayah administrasi Sumatera Utara. Padahal sejak awal Pemerintah Aceh telah menegaskan bahwa pulau-pulau tersebut secara historis dan adat merupakan bagian dari Aceh, bahkan telah membawa berbagai bukti.





Setelah berbagai upaya diplomasi dan mediasi, Presiden Prabowo Subianto memutuskan bahwa keempat pulau itu kembali masuk dalam wilayah administratif Aceh.





"Keempat pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek, secara administratif berdasarkan dokumen pemerintah adalah masuk wilayah administratif Provinsi Aceh," kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (17/6) kemarin.





Langkah ini diapresiasi luas sebagai bentuk keadilan administratif dan penghormatan terhadap sejarah dan identitas wilayah. Mualem pun secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Menteri Dalam Negeri atas keputusan yang menurutnya adil bagi semua pihak atas keputusannya yang dinilai sangat berpihak kepada rakyat Aceh.





"Mudah-mudahan tidak ada yang dirugikan, juga Aceh dan Sumatera Utara. Yang penting pulau tersebut adalah dalam kategori NKRI, itu mimpi kita semua. Jadi mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi permasalahan. Aman damai antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara," ujar Mualem.





"Terima kasih kepada Bapak Presiden. Terima kasih semuanya. Mudah-mudahan tidak ada masalah lagi. Aman damai, rukun tetangga kepada kita semua dan juga NKRI," lanjut Mualem.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X