"Selain itu, saya juga meliputi beberapa peristiwa penting pada masa konflik Aceh seperti Simpa KKA, Krueng Arakundo, Tragedi Beutong Ateuh, hingga proses perdamaian Aceh," kata Azhari menyebutkan.
Dalam buku tersebut, Azhari juga mengisahkan bencana 26 Desember 2004. Pada bencana gempa disusul tsunami tersebut. Azhari ikut menjadi korban dan sebagian besar keluarga dekat hilang serta rumah orang tuanya di Gampong Lampoh Daya, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, rata dengan tanah.
"Autobiografi tersebut saya tulis tentang bagaimana militansi dan independen seorang jurnalis, pada saat keamanan tidak kondusif dan ikut menjadi korban bencana gempa disusul tsunami 26 Desember 2024," kata Azhari.//Redaksi