“Semua pekerjaan akan kita pantau. Kalau tidak sesuai, jangan berharap proses pencairan bisa dilakukan. Kita ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan tidak menyisakan masalah bagi masyarakat maupun pemerintah,” tegasnya.
Bupati berharap seluruh camat dan pihak terkait ikut mengawal proses pembangunan huntap di wilayah masing-masing. Pengawasan bersama dinilai penting agar pembangunan pascabencana dapat berjalan transparan, tepat sasaran, berkualitas dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak banjir.
"Rapat ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mempercepat penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir 2025, sekaligus memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai target dan kebutuhan masyarakat di lapangan," pungkas Bupati Al- Farlaky.
Aentenews by Ampelsa.