Jakarta (Aentenews) – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyerahkan langsung usulan bantuan jatah hidup (jadup) gelombang ke-dua untuk keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak bencana banjir kepada Kementerian Sosial di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Al-Farlaky menyerahkan langsung usulan bantuan gelombang kedua kepada Menteri Sosial, Saifullah Yusuf yang mencakup bantuan stimulus ekonomi, serta bantuan perabotan rumah tangga bagi warga Aceh Timur yang terdampak bencana banjir pada akhir November 2025 lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Al-Farlaky menjelaskan bahwa penyaluran bantuan Tahap I telah terealisasi hampir seluruhnya. Untuk bantuan Jaminan Hidup (Jadup), dari alokasi Rp38,9 miliar bagi 7.659 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), telah tersalurkan Rp38,7 miliar kepada 7.592 KPM atau mencapai 99,12 persen.
Sementara itu, bantuan Stimulan Ekonomi terealisasi sebesar Rp 38,09 miliar kepada 7.618 KPM dari total alokasi Rp 38,28 miliar untuk 7.656 KPM, dengan tingkat realisasi 99,50 persen. Untuk bantuan isi hunian, telah tersalurkan Rp.22,85miliar kepada 7.618 KPM dari total alokasi Rp.22,98 miliar atau juga mencapai 99,50 persen.
Selain itu, bantuan santunan bagi 98 korban meninggal dunia telah terealisasi 100 persen dengan nilai Rp1,47 miliar , sedangkan bantuan bagi 21 korban luka-luka juga telah tersalurkan seluruhnya sebesar Rp105 juta atau 100 persen.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga memperjuangkan percepatan penyaluran bantuan Tahap I Gelombang II bagi masyarakat terdampak banjir. Usulan tersebut kata Al- Farlaky, saat ini telah masuk pada Tahap 10 proses penyaluran di pemerintah pusat.
Adapun total usulan bantuan meliputi Jaminan Hidup (Jadup) sebesar Rp89,24 miliar untuk 18.281 KPM, Stimulan Ekonomi sebesar Rp91,26 miliar untuk 18.253 KPM, serta Isi Hunian sebesar Rp54,75 miliar 18.253 KPM.