Rabu, 30 September 2026

Panen perdana desiminasi teknologi mina padi di Aceh Jaya

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Minggu, 25 Januari 2026 | 09:09 WIB



Dari hasil perdana ini, ke depan akan lebih ditingkatkan lagi dan selain evaluasi juga perlu dilakukan dalam pencapaian peningkatan hasil produksi. Ketahanan pangan menjadi program pemerintah mellalui terobosan baru di sektor pertanian sepefrti program mina padi.





Setelah panen padi, ikan nila dan udang pisang dalam satu lahan, petani juga dapat melanjutkan budidaya bebek dan ikan lele karena ketersediaan air pada lahan mina mencukupi. “Ini bentuk usaha berkesinambungan tanpa putus yang dapat dimanfaatkan petani,” katanya.





Dan mudah-mudahan ini menjadi suatu pembelajaran dan percontohan bagi masyarakat sehingga bisa dikembangkan juga di daerah-daerah lainnya di provinsi Aceh.





Sebagaimana kita ketahui, katanya, kebutuhan akan pangan semakin meningkat. Apalagi dengan adanya program makan bergizi gratis memberikan peluang bagi usaha mina padi dalam menyediakan dan pemenuhan kebutuhan pangan.





“ini bisa dipenuhi oleh petani, tidak semuanya harus diimpor atau didatangkan dari luar daerah , katanya.





Dalam program lanjutan, usaha mina padi tidak hanya sebatas dapat memenuhu kebutuhan pangan dan gizi nmasyarakat, karena di lokasi tersebut juga dijadikan tempat pusat pelatihan bagi masyarakat dan petani.





Tim Ahli program Mina Padi Yayasan Halimon, T Ridwan, menyatakan petani jangan dibiarkan berjalan sendiri dan mari kita rangkul dengan memberikan pelatihan di bidang pertanian dan lokasi usaha mina padi juga sudah memiliki budidaya ikan bioflok dengan sistem akuakultur.





Aentenews by Ampelsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Terpopuler

X