“Penyu yang kita lepas hari ini, sekitar 25 tahun ke depan akan kembali lagi ke sini. Itu sudah menjadi insting alami penyu. Prosesnya panjang, sehingga ekosistemnya benar-benar harus kita jaga. Perlindungan habitat dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan konservasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kelompok konservasi akan terus mendorong kolaborasi dengan Pemerintah Kota Sabang, Pemerintah Aceh, hingga kementerian terkait, termasuk dalam penyediaan sarana pendukung seperti penangkaran, pos pantau, dan patroli kawasan.//Aentenews by Arwella.
ee