Rabu, 30 September 2026

Ayo nikmati ekowisata penyu sisik di Ie Meulee Kota Sabang

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Minggu, 25 Januari 2026 | 00:37 WIB



Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sabang berkomitmen menjaga kawasan habitat penyu, termasuk dengan membatasi pembangunan yang berpotensi mengganggu ekosistem.





Pemerintah juga akan memanfaatkan anggaran gampong untuk mendukung langkah-langkah perlindungan habitat penyu di kawasan Ie Meulee.





Kita merencanakan pengembangan Ekowisata Penyu Ie Meulee sebagai kawasan konservasi, edukasi, dan wisata ramah lingkunga, termasuk rencana pembangunan penangkaran penyu, yang akan kita dukung dengan regulasi melalui Peraturan Wali Kota serta penguatan qanun.





Untuk itu, dukungan dan kolaborasi semua pihak sangat kita harapkan agar konservasi penyu di Kota Sabang dapat berjalan maksimal,” tambahnya.





Selain peluncuran  kawasan ekowisata, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan Deklarasi Ie Meulee oleh Wali Kota Sabang bersama unsur Forkopimda . Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian penyu serta ekosistem pesisir Pantai Keramat Ie Meulee.





Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan tukik penyu sisik di tepi pantai yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Sabang bersama Forkopimda dan tamu undangan. Pelepasan tukik ini turut melibatkan siswa SD Negeri 5 Sabang dan TK Negeri 7 Sabang, sebagai bagian dari edukasi sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan dan satwa laut.





Pada kesempatan yang sama, Pendamping Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Konservasi Bahari Ie Meulee, Marzuki, menjelaskan pelepasan penyu sisik tersebut merupakan yang pertama dilakukan di Kota Sabang. Sebanyak 82 ekor tukik dilepas ke laut, hasil dari upaya penyelamatan telur penyu yang direlokasi untuk menghindari gangguan di habitat alaminya.





Menurutnya, Pantai Keramat Ie Meulee yang ditumbuhi pohon pandan merupakan ekosistem alami penyu sisik sehingga harus dijaga dan tidak ditebang. Secara ilmiah, penyu akan kembali ke pantai tempat ia menetas, karena itu kawasan Ie Meulee perlu dilindungi secara konsisten agar tetap aman sebagai habitat penyu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Pemko Sabang perkuat KUPS Serbok Jaboi, ini tujuannya

Kamis, 17 September 2026 | 22:24 WIB

Sabang ruang belajar riset kelautan internasional

Rabu, 9 September 2026 | 16:20 WIB

Begini langkah awal cegah narkoba ala Pemko Sabang

Selasa, 8 September 2026 | 21:08 WIB

Bakar sampah sembarangan di Kota Sabang? Tunggu dulu

Kamis, 3 September 2026 | 22:32 WIB

Pemko Sabang optimalkan lahan kosong jadi produktif

Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Kapal Pesiar MS Azamara Onward Kunjungi Sabang

Sabtu, 11 April 2026 | 12:20 WIB

Begini cara kota wisata Sabang dukung Indonesia ASRI

Jumat, 13 Februari 2026 | 20:32 WIB

Terpopuler

X