Pengembangannya perlu memperhatikan tata kelola, manfaat sosial-ekonomi, budaya, dan lingkungan, serta didukung infrastruktur dasar seperti air bersih, energi, pengelolaan sampah, transportasi, dan aksesibilitas.
Kebutuhan tersebut kemudian menjadi perhatian Senior Infrastructure Specialist ADB, Kin Chan, yang menekankan pentingnya kerja sama Pemerintah Kota Sabang dan BPKS dalam memperkuat layanan dasar dan mendukung pengembangan pariwisata secara terintegrasi. Koordinasi kedua pihak juga diperlukan untuk menjawab tantangan seperti konektivitas, internet, dan pengelolaan sampah.
Melalui FGD tersebut, Pemerintah Kota Sabang, BPKS, Bappenas, dan ADB membahas pengembangan Sabang secara terpadu dengan menghubungkan potensi pelabuhan, pariwisata, konektivitas, infrastruktur, ekonomi masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan.//Redaksi.